Friday, October 29, 2010

Rantai Keteng Shogun 125


Bisa Boros Rp 400 Ribu

2647hal14_rantai-keteng_gt-1.jpgKaret kolor kendur paling kedodoran. Tapi, lain ceritanya kalau rantai keteng alias cam chain yang kendur di Suzuki Shogun 125 dan dibiarkan, siap-siap aja keluar duit lebih dari Rp 400 ribu. Penyakitnya menjalar karena bisa sampai kruk-as. Akan menghemat kalau sudah lebih dulu ganti rantai keteng satu set berikut tensioner yang dibanderol lebih Rp 100 ribuan.

Cam chain kendur bikin kerja gigi sentrik belakang atau timing sprocket berputar dengan beban berat. Nah, di sini pangkal masalahnya karena kelamaan gigi sproket timing bisa rontok. Kalau sudah rontok, terpaksa keluar duit lebih banyak. Ya, ditaksir bisa lebih dari Rp 400 ribu.2648rantai-keteng-gt--(2).jpg

Kenapa dana bisa membengkak kalau timing sprocket rusak? Gigi sentrik generasinya Suzuki Shogun sudah menyatu dengan kruk-as sebelah kiri. Berbeda dengan merek lain, sproket bisa dilepas dari kruk-as kiri, kayak di Yamaha Jupiter-Z atau semua generasi Honda Supra. Jadi, timing sprocket rontok di Jupiter-Z atau Supra X 125 cukup ganti sproket tok.

“Gejala rantai keteng mesti ganti terdeteksi dari suara berisik di mesin sebelah kiri. Suara yang terdengar seperti rantai roda kendur,” beber Hassan Basri, mekanik bengkel Hasan Motor, Jakarta Barat.

Untuk mengganti timing sprocket enggak cuma beli kruk-as sebelah kiri. Tapi, belinya harus satu set kanan-kiri. Silakan pilih cuekin rantai keteng kendur atau buruan diganti.

Rantai Keteng Shogun 125


Bisa Boros Rp 400 Ribu

2647hal14_rantai-keteng_gt-1.jpgKaret kolor kendur paling kedodoran. Tapi, lain ceritanya kalau rantai keteng alias cam chain yang kendur di Suzuki Shogun 125 dan dibiarkan, siap-siap aja keluar duit lebih dari Rp 400 ribu. Penyakitnya menjalar karena bisa sampai kruk-as. Akan menghemat kalau sudah lebih dulu ganti rantai keteng satu set berikut tensioner yang dibanderol lebih Rp 100 ribuan.

Cam chain kendur bikin kerja gigi sentrik belakang atau timing sprocket berputar dengan beban berat. Nah, di sini pangkal masalahnya karena kelamaan gigi sproket timing bisa rontok. Kalau sudah rontok, terpaksa keluar duit lebih banyak. Ya, ditaksir bisa lebih dari Rp 400 ribu.2648rantai-keteng-gt--(2).jpg

Kenapa dana bisa membengkak kalau timing sprocket rusak? Gigi sentrik generasinya Suzuki Shogun sudah menyatu dengan kruk-as sebelah kiri. Berbeda dengan merek lain, sproket bisa dilepas dari kruk-as kiri, kayak di Yamaha Jupiter-Z atau semua generasi Honda Supra. Jadi, timing sprocket rontok di Jupiter-Z atau Supra X 125 cukup ganti sproket tok.

“Gejala rantai keteng mesti ganti terdeteksi dari suara berisik di mesin sebelah kiri. Suara yang terdengar seperti rantai roda kendur,” beber Hassan Basri, mekanik bengkel Hasan Motor, Jakarta Barat.

Untuk mengganti timing sprocket enggak cuma beli kruk-as sebelah kiri. Tapi, belinya harus satu set kanan-kiri. Silakan pilih cuekin rantai keteng kendur atau buruan diganti.

Rantai Keteng Shogun 125


Bisa Boros Rp 400 Ribu

2647hal14_rantai-keteng_gt-1.jpgKaret kolor kendur paling kedodoran. Tapi, lain ceritanya kalau rantai keteng alias cam chain yang kendur di Suzuki Shogun 125 dan dibiarkan, siap-siap aja keluar duit lebih dari Rp 400 ribu. Penyakitnya menjalar karena bisa sampai kruk-as. Akan menghemat kalau sudah lebih dulu ganti rantai keteng satu set berikut tensioner yang dibanderol lebih Rp 100 ribuan.

Cam chain kendur bikin kerja gigi sentrik belakang atau timing sprocket berputar dengan beban berat. Nah, di sini pangkal masalahnya karena kelamaan gigi sproket timing bisa rontok. Kalau sudah rontok, terpaksa keluar duit lebih banyak. Ya, ditaksir bisa lebih dari Rp 400 ribu.2648rantai-keteng-gt--(2).jpg

Kenapa dana bisa membengkak kalau timing sprocket rusak? Gigi sentrik generasinya Suzuki Shogun sudah menyatu dengan kruk-as sebelah kiri. Berbeda dengan merek lain, sproket bisa dilepas dari kruk-as kiri, kayak di Yamaha Jupiter-Z atau semua generasi Honda Supra. Jadi, timing sprocket rontok di Jupiter-Z atau Supra X 125 cukup ganti sproket tok.

“Gejala rantai keteng mesti ganti terdeteksi dari suara berisik di mesin sebelah kiri. Suara yang terdengar seperti rantai roda kendur,” beber Hassan Basri, mekanik bengkel Hasan Motor, Jakarta Barat.

Untuk mengganti timing sprocket enggak cuma beli kruk-as sebelah kiri. Tapi, belinya harus satu set kanan-kiri. Silakan pilih cuekin rantai keteng kendur atau buruan diganti.

Piston Smash di Spin 125

Modal Rp 34 Ribu!

2581piston-smash-boyo.jpgBanyak pengguna Suzuki Spin 125 penasaran untuk meningkatkan akselerasi. Misalnya Triyoga Arya yang suka bongkar Spin 125 sendiri. “Ternyata ukuran piston Spin sama dengan Smash. Sama-sama ukuran 53,5 mm. Cuma beda bentuk di bagian atas aja,” kata Yoga.2582piston-spin-gt.jpg

"Karena bagian atas piston Smash lebih jenong ketimbang Spin. Itu dipastikan bikin rasio kompresinya sedikit lebih besar. Maka akselerasi juga ikut berubah," kata Sugio, kepala mekanik Suzuki Saharjo.

"Namun kenaikan rasio kompresi tadi tidak diketahui pasti karena belum diukur. Tapi menurut logika pasti naik," lanjut Sugio.

Ring piston tetap pakai punya Spin sehingga biaya menjadi murah. Hanya Rp 34 ribu aja.

Naiknya kompresi belum tentu spuyer naik. Namun Yoga coba cari setingan pas. Akhirnya dapat angka 100 untuk main-jet dan 17,5 untuk pilot-jet. Standar Spin pakai ukuran 97,5 dan 15.

Piston Smash di Spin 125

Modal Rp 34 Ribu!

2581piston-smash-boyo.jpgBanyak pengguna Suzuki Spin 125 penasaran untuk meningkatkan akselerasi. Misalnya Triyoga Arya yang suka bongkar Spin 125 sendiri. “Ternyata ukuran piston Spin sama dengan Smash. Sama-sama ukuran 53,5 mm. Cuma beda bentuk di bagian atas aja,” kata Yoga.2582piston-spin-gt.jpg

"Karena bagian atas piston Smash lebih jenong ketimbang Spin. Itu dipastikan bikin rasio kompresinya sedikit lebih besar. Maka akselerasi juga ikut berubah," kata Sugio, kepala mekanik Suzuki Saharjo.

"Namun kenaikan rasio kompresi tadi tidak diketahui pasti karena belum diukur. Tapi menurut logika pasti naik," lanjut Sugio.

Ring piston tetap pakai punya Spin sehingga biaya menjadi murah. Hanya Rp 34 ribu aja.

Naiknya kompresi belum tentu spuyer naik. Namun Yoga coba cari setingan pas. Akhirnya dapat angka 100 untuk main-jet dan 17,5 untuk pilot-jet. Standar Spin pakai ukuran 97,5 dan 15.

Piston Smash di Spin 125

Modal Rp 34 Ribu!

2581piston-smash-boyo.jpgBanyak pengguna Suzuki Spin 125 penasaran untuk meningkatkan akselerasi. Misalnya Triyoga Arya yang suka bongkar Spin 125 sendiri. “Ternyata ukuran piston Spin sama dengan Smash. Sama-sama ukuran 53,5 mm. Cuma beda bentuk di bagian atas aja,” kata Yoga.2582piston-spin-gt.jpg

"Karena bagian atas piston Smash lebih jenong ketimbang Spin. Itu dipastikan bikin rasio kompresinya sedikit lebih besar. Maka akselerasi juga ikut berubah," kata Sugio, kepala mekanik Suzuki Saharjo.

"Namun kenaikan rasio kompresi tadi tidak diketahui pasti karena belum diukur. Tapi menurut logika pasti naik," lanjut Sugio.

Ring piston tetap pakai punya Spin sehingga biaya menjadi murah. Hanya Rp 34 ribu aja.

Naiknya kompresi belum tentu spuyer naik. Namun Yoga coba cari setingan pas. Akhirnya dapat angka 100 untuk main-jet dan 17,5 untuk pilot-jet. Standar Spin pakai ukuran 97,5 dan 15.

Suzuki Spin 125

Cegah Kabel Spido Putus

1532kasus-spin-axl-1.jpgKabel spidometer Suzuki Spin 125 gampang putus. Kejadian begini biasa terjadi pada pemakaian kisaran di atas 7.000 km. “Teman-teman di Spinner ngalamin pas di 11.000 km ke atas. Sampai sekarang masih terus dilacak anggota klub Spinner,” beber Dwi Indra ‘Black’ Saputra, Tim Teknik Spinner, alias komunitas pengguna Spin 125.

Persoalan yang terjadi sebenarnya sederhana. Problemnya bukan karena komponen penggerak panel kecepatan Spin 125 buruk. Tapi, ada hal yang sepintas sepele, tapi merembet ke gir penggerak spido. “Ada di laher roda dan karat,” bilang Indra yang sebenarnya enggak black alias item. Jadi, apanya donk yang black?

Biang keroknya bisa dilacak di laher roda. Bearing yang mulai bermasalah merembet ke gir spido. Soalnya putaran bearing enggak lagi sempurna. Padahal, gerakan gir sangat ditentukan perputaran laher. Ada mekanisme yang menambah beban putaran gir.

Putaran laher yang bergerak enggak normal bikin beban berlebihan ke kabel spidometer. “Kalau bearing sudah ada gejala oblak, mending diganti. Ja1533kasus-spin-axl-2.jpgngan sampai merembet sampai ke gir spido,” beber Indra.

Seandainya bukan dari bearing, coba cek kondisi perangkat penggerak jarum spidometer (gbr. 1). Ada risiko karat di bagian ini. Lantaran, grease alias gemuk enggak bisa bertahan lama karena pastinya putaran di gir akan bikin temperatur sedikit naik.

Mending sebelum penggunaan masuk 6.000 km, silakan cek kondisi gemuk. Seandainya sudah kering, bagusnya kasih gemuk warna merah. Gemuk jenis ini biasa dipakai buat industri yang pastinya jauh lebih kuat.

Sebelum dikasih gemuk, bersihkan kerak dari gemuk yang sudah mengering. Cukup pakai lap agak basah. Kain lap jangan dikasih bensin karena di penutup gir set spidometer ada sil yang berisiko melar kalau disiram bensin. Selesai, deh!